INFLASI

16 08 2008
INFLASI
Inflasi adalah keadaan ekonomi dimana terjadi ekspansi kredit dan uang. Akibat ekspansi kredit, nilai mata uang (yang mengalami ekspansi) akan menurun atau harga-harga akan mengalami kenaikan. Inflasi bukan karena naiknya harga-harga, tetapi kenaikan harga-harga adalah gejala yang diakibatkan oleh inflasi.

Penyebab inflasi banyak. Pertama, adanya pelaku ekonomi yang tidak produktif hidup sebagai parasit besar pasak dari pada tiang (defisit) dan memenuhi kebutuhannya dengan berhutang (tentu saja ada yang memberi hutangan). Jika yang defisit itu pemerintah yang punya hak mencetak uang, bisa (sering) melakukan ekspansi moneter melalui pencetakan uang. Bisa juga melalui penerbitan bond (surat hutang).

Hiper-inflasi, inflasi yang sangat tinggi paling sering dimotori oleh pemerintah. Zimbabwe pada saat ini, Indonesia tahun 1945-1950, 1964-1967, Jerman tahun 1922-1923, US tahun 1970an, US pada masa perang saudara 1861-1865. Pemerintah dalam keadaan perang baik dengan musuh eksternal atau internal akan mengalami defisit yang gila-gilaan. Perang dengan musuh eksternal seperti antara Indonesia-Belanda (1945-1950; 1960-1965); antara US-Vietnam (1964-1973) atau perang internal (pemerintah resmi memerangi banyak lawan-lawan politiknya), seperti Mugabe – Zimbabwe saat ini, Sukarno – Indonesia tahun 1960an. Karena perang, pajak tidak bisa ditarik (semua orang sulit bisa kerja) sehingga mau tidak mau penerbitan bond dan/atau pencetakan uang menjadi alternatif untuk menutup defisit pembiayaan hal-hal yang tidak produktif (perang, konflik internal/eksternal). Karena pada dasarnya pencetakan uang adalah pajak terselubung pada saat pajak resmi tidak bisa ditarik sebagai akibat tidak berjalannya fungsi penarikan pajak atau pemerintah takut akan kemarahan rakyat kalau menarik pajak secara resmi.

 


Tindakan

Information

4 tanggapan

16 08 2008
andangfazri

bos,pakde ngajak turun ke lapangan katanya mau survey

16 08 2008
dwikurniawan13

Survey apo tu? ke lapangan bola pula’ gek..

16 08 2008
johannessimatupang

Bagaimanapun inflasi harus dikendalikan. Sebagai misal, kenaikan harga BBM telah semena-mena diterjemahkan oleh pedagang, sampai kepada ojek menaikkan harga. Bila perilaku seperti ini diikuti oleh semua penyedia jasa dan barang maka inflasi karena dorongan kenaikan BBM ini akan terus berlanjut. Dampak inflasi yang paling buruk dari sisi pemerataan adalah kepada mereka yang berpendapatan rendah dan tidak mmepunya kesempatan penyesuaian pendapatan. Mereka ini akan terjebak kedalam berbagai dampak inflasi karena tidak mampu menyesuaikan diri. Oleh karena itu inflasi sedapat mungkin harus dikendalikan.

Johannes Simatupang

26 08 2008
johannessimatupang

Hai Dwi, apa khabar.
Kapan ketemu dengan pak Jo, kita benahi isi LAN di Fe.

Tq.
Pak. jo.

Tinggalkan komentar